Membumikan Hukum dan Merawat Demokrasi: Menyusun Peta Jalan Menuju Indonesia yang Berkeadilan
Buku Membumikan Hukum dan Merawat Demokrasi: Menyusun Peta Jalan Menuju Indonesia yang Berkeadilan merupakan kumpulan tulisan terpilih para finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Pekan Hukum XIII yang diselenggarakan oleh Pusat Studi dan Konsultasi Hukum (PSKH) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Buku ini hadir sebagai respons akademik atas berbagai krisis struktural yang masih membayangi praktik negara hukum dan demokrasi Indonesia, terutama persoalan korupsi sistemik, dominasi oligarki, penyempitan ruang kebebasan sipil, serta eksklusi kelompok rentan. Melalui pendekatan kritis dan interdisipliner, buku ini menguraikan ketegangan antara norma konstitusional dan realitas empiris penyelenggaraan negara. Pembahasan diawali refleksi konseptual mengenai urgensi membumikan hukum dan merawat demokrasi agar tidak berhenti tataran prosedural, tetapi berorientasi keadilan substantif. Bab-bab selanjutnya mengelaborasi fondasi masalah struktural negara hukum, mulai pengawasan pemilu, tata kelola pengadaan barang dan jasa, hingga pemanfaatan teknologi digital sebagai instrumen pencegahan korupsi. Bagian berikutnya menyoroti perlindungan hak sipil dan kebebasan demokrasi melalui analisis mekanisme Anti-SLAPP serta inovasi kebijakan hukum sebagai upaya menjamin ruang aman partisipasi publik. Buku ini juga mengkaji relasi negara dan kekerasan aparat, khususnya praktik kriminalisasi demonstran dan pelanggaran hak sipil, sebagai cermin krisis penegakan hukum. Bagian akhir, pembahasan diarahkan pada agenda demokrasi inklusif melalui penguatan representasi politik kelompok rentan dan marginal, serta refleksi etis mengenai reformasi birokrasi antikorupsi berbasis tata kelola yang berkeadilan. Buku ini menawarkan peta jalan konseptual menuju negara hukum demokratis yang berkeadilan melalui penguatan supremasi hukum, perlindungan hak asasi manusia, partisipasi publik bermakna, serta etika kekuasaan yang akuntabel. Besar harapan, buku ini dapat menjadi referensi kritis bagi akademisi, pembuat kebijakan, mahasiswa, dan masyarakat sipil merawat demokrasi serta meneguhkan cita-cita keadilan sosial Indonesia.
Order Kembali
